Jumat, 16 Juni 2017

Kabar Transfer : Mourinho Tuntut Madrid Lakukan Ini untuk David de Gea


Kabar Transfer : Mourinho Tuntut Madrid Lakukan Ini untuk David de Gea – Gonjang-ganjing transfer David De Gea dari Man United ke Real Madrid kembali menjadi transfer saga yang cukup panas di bursa transfer ini. Ini tentu akan menjadi berita panas yang selalu kita nantikan.

Nah, sekarangan Manajer Manchester United, Jose Mourinho dilaporkan menuntut biaya yang mengejutkan senilai 100 juta Pounds dari Real Madrid, jika mereka ingin menyelesaikan transfer David de Gea.

Pemain internasional Spanyol itu sangat terkait dengan Los Blancos dalam beberapa kesempatan selama beberapa bulan terakhir. Namun tentunya The Red Devils tidak akan membiarkannya pergi dengan harga murah. Dan mereka mungkin akan bersedia berkompromi tentang harga sang kiper jika Real juga memasukkan striker mereka, Alvaro Morata sebagai bagian dari kesepakatan transfer.

Pasalnya, pemain depan berusia 24 tahun ini dikenal sebagai salah satu target utama United untuk musim panas ini. Dan menurut Daily Star, United mungkin bersedia membiarkan De Gea hengkang ke Santiago Bernabeu dengan harga 45 juta Pounds jika Morata termasuk dalam kesepakatan tersebut.

Madrid sendiri menginginkan United membayar harga Morata senilai 60 juta Pounds, sehingga mungkin ada ruang bagi kedua belah pihak untuk bernegosiasi, terutama karena tuntutan United yang tinggi untuk De Gea.

Tentunya sebuah kesepakatan dengan menambahkan Morata sebagai bagian dari transfer De Gea akan memungkinkan Real mendaratkan kiper nomor 1 United itu ke Santiago Bernabeu dengan harga kurang dari separuh nilai pasarnya, sekaligus untuk mengakhiri penantian panjang mereka dalam menandatangani kiper kelas dunia baru.

sumber kabarbola.co.id

Menjanjikan! Garuda Asia Menang Atas 2 Calon Musuh di Piala AFF 2017


Timnas U-16 yang kini mentahbiskan diri sebagai Garuda Asia menghadirkan catatan gemilang dalam persiapan menuju Piala AFF U-16 2017. Diundi berada di Grup A, Indonesia satu grup dengan Singapura, Myanmar, Australia, Thailand dan Laos; tim asuhan Fakhri Husaini sudah berhasil menumbangkan dua calon rivalnya.

Pertama, Rendy Juliansyah dkk menghabisi Singapura U-16 dengan skor 4-0 dalam pertandingan uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi (8/6/17). Brylian Negietha Dwiki Aldana, Sukra Yatul Fajra, Fadilah Nur Rahman dan Yadi Mulyadi menyumbang gol untuk kemenangan Timnas U-16.

Kedua, menghentikan perlawanan Myanmar 4-1 meski sempat tertinggal 0-1 di babak pertama. Laga perdana Tien Phong Plastic 2017 yang digelar di di Stadion San Van Dong Hoa Xuan, Da Nang, Vietnam, Rabu (14/6/2017).

Kali ini giliran Rendy Juliansyah, Andre Oktaviansyah, Brylian Aldama, dan Hamsah Lestaluhu mencatatkan diri dalam papan skor. 

Jika menghitung kemenangan 4-0 atas Timnas U-16 Filipina di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (21/5/17), maka sudah 3 calon lawan yang ditumbangkan. Filipina berada di Grup B. 

Semoga dua laga lagi melawan tuan rumah Vietnam dan Taiwan di Tien Phong Plastic 2017 bisa dimenangkan lagi untuk meningkatkan kepercayaan diri tim. Modal sangat berharga untuk menggapai target lolos dari Grup A Piala AFF 2017 yang digelar di Thailand bulan Juli nanti.

sumber bolalob.com

Hanya Air Mineral dan Roti Gandum, Menu Berbuka Timnas U-16


Berat. Itu yang dirasakan Garuda Asia di Vietnam. Selain harus membangun konsentrasi penuh menghadapi lawan-lawan yang tangguh di Tien Phong Plastic 2017, Timnas U-16 menjalani latihan sambil tetap menjalankan ibadah puasa.

Hari Selasa (13/6), Rendy Juliansyah dkk memilih tetap berpuasa saat menjalani latihan di Stadion Hoa Xuan. Kebetulan mereka mendapatkan jam latihan antara 17.45 hingga 18.45 waktu setempat. 

Adzan Maghrib berkumandang pukul 18.15 sehingga tim berbuka puasa di tengah-tengah latihan. Menu sederhana disantap seluruh tim, berupa air mineral dan roti gandum untuk membatalkan puasa. 

Sederhana, tapi sangat mengesankan.

"Kami tetap menikmati menu berbuka meski seadanya. Setelah berbuka, tim langsung pulang ke hotel untuk sholat magrib berjamaah," kata Bayu, asisten manajer timnas Indonesia U-16 Kelik Wirawan, seperti dikutip dari Topskor. 

Saat hari pertandingan melawan Myanmar, Rabu (14/6), tim memutuskan untuk mengganti puasa. Maksudnya, hari itu mereka tidak berpuasa dan akan diganti dengan hari lain selepas Piala AFF U-15 2017 yang akan digelar pada Juli 2017. 

"Saya sudah konsultasikan ke dokter, tidak ideal untuk pertandingan kami berbuka. Memang laga perdana kami bisa buka dulu, tetapi waktu jedanya cuma 15 menit, menurut dokter, stamina pemain belum lagi kembali," jelas pelatih Fakhri Husaini. 

Tak sia-sia, Garuda Asia akhirnya mampu menang 4-1 atas Myanmar.

sumber https://bolalob.com

Selasa, 13 Juni 2017

INDONESIA VS PUERTO RICO Luis Milla Tak Risaukan Penyelesaian Akhir Melempem


Laga persahabatan internasional Indonesia melawan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (13/6/2017), berakhir imbang tanpa gol meski skuat Garuda memiliki sejumlah peluang emas.

Pelatih Indonesia, Luis Milla, tak merisaukan adanya sorotan mengenai penyelesaian akhir skuat asuhannya yang melempem di Selasa malam itu. Tendangan pemain kerap melebar dari belasan peluang yang diciptakan sedangkan tendangan yang mengarah ke gawang tidak lebih dari lima kali.

“Tidak terjadi gol tapi banyak peluang. Artinya, tim ini bisa menciptakan peluang dalam skema permainan. Tinggal memantapkan latihan sebelum berlaga di kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games,” ungkapnya seusai pertandingan, Selasa.

Pelatih asal Spanyol itu pun berharap gagalnya gol-gol yang tercipta di laga melawan Puerto Rico bisa menjadi gol dalam laga melawan Mongolia, Malaysia dan Thailand di kualifikasi Piala Asia U-23 yang akan digelar Juli 2017.

sumber http://www.solopos.com

3 PR Timnas Indonesia Usai Gagal Kalahkan Puerto Rico


Duel Timnas Indonesia versus Puerto Rico, Selasa (13/6/2017) di Stadion Maguwoharjo, Sleman Yogyakarta, berakhir dengan hasil 0-0. Sebuah hasil yang tidak bisa dibilang bagus mengingat Timnas Garuda memiliki lebih banyak peluang emas, terutama pada babak kedua.
Berdasarkan pengamatan M. Zein Alhadad, pelatih dan mantan pemain Timnas Indonesia, Luis Milla masih memiliki empat pekerjaan rumah yang harus dikebut menjelang Kualifikasi Piala AFC U-23 2018 pada 19-23 Juli 2017 di Bangkok, Thailand.
Dari catatan statistik, penguasaan bola Timnas Indonesia memang kalah dibanding Puerto Rico, 45% berbanding 55%, namun untuk efektivitas serangan dan menciptakan peluang, Indonesia lebih baik, terutama pada babak kedua.
Hal itu dibenarkan oleh Muhammad Zein Alhadad. Ia mencatat, jika pada babak pertama Indonesia hanya memiliki dua peluang emas, pada babak kedua ada empat peluang bersih yang seharusnya bisa dioptimalkan menjadi gol. Sayang, buruknya penyelesaian akhir membuat kesempatan itu terbuang sia-sia.
"Kalau lebih tenang mungkin hasilnya akan berbeda. Penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah Luis Milla yang harus segera dibenahi . Karena secara keseluruhan, sebetulnya cara main Timnas Indonesia sudah cukup bagus," tutur eks asisten pelatih Timnas U-23 tersebut.
Alhadad menambahkan, PR kedua Luis Milla adalah sektor pertahanan. Lini belakang Timnas Indonesia masih kurang solid, khususnya di babak pertama. Selain masih mudah ditembus, beberapa kali kedua sayap Puerto Rico tidak dijaga dengan baik. Terbukti mereka mampu mengirim umpan akurat ke pertahanan skuat Garuda.

Menurut Alhadad, ada empat peluang emas yang didapatkan Puerto Rico. Beruntung akurasi penyelesaian para penyerang tim lawan tak jauh berbeda. Sehingga gawang Kurnia Meiga Hermansyah tak sampai kebobolan.
Luis Milla juga memiliki PR ketiga soal kesalahan mendasar yang dilakukan para pemain. "Salah membuang bola, passing yang tak akurat. dan transisi dari menyerang ke bertahan yang kurang bagus. Meski tampak sepele, beberapa hal itu kerap merepotkan pertahanan Indonesia," ujar pelatih Persida Sidoarjo (klub Liga 2 2017) ini.
Penampilan Timnas Indonesia di mata Alhadad jauh lebih berkembang pada babak kedua. Formasi 4-2-3-1 yang diusung Luis Milla tampak berjalan lebih baik. Selain aliran bola lebih lancar, serangan yang dilakukan Indonesia lebih bervariasi.
Determinasi ke jantung pertahanan Puerto Rico juga lebih tajam. Jika pada babak pertama kinerja kedua sayap skuat Garuda belum maksimal, pada babak kedua lebih hidup. Luis Milla menurunkan kombinasi Febri Hariyadi dan Yabes Roni menggantikan Saddil Ramdani dan Marinus Wanewar.
Umpan-umpan terobosan maupun kerja sama satu-dua sentuhan di depan kotak penalti lawan juga sudah berjalan dengan baik. Kedua sayap yang di babak pertama tidak maksimal, di babak kedua sudah lebih bagus.
Selain itu, Alhadad menilai transisi serta kombinasi permainan yang dipertontonkan Timnas Indonesia juga lebih rapi. "Sayang, lagi-lagi eksekusinya yang kurang bagus. Luis Milla harus memoles penyelesaian akhir anak-anak agar di pertandingan berikutnya bisa lebih baik," terang eks pelatih Persija dan pelatih terbaik Copa Indonesia 2009 ini.

sumber http://www.bola.com

5 Liga Sepakbola Termahal di Asia Tenggara, Indonesia Urutan Berapa?

Harus diakui kompetisi sepakbola Asia Tenggara masih yang terlemah baik di tim nasional maupun di klub jika mengambil tolak ukur benua Asia sebagai perbandingan. Sulitnya bersaing di level tertinggi menjadi bukti.


Kini, sepakbola Asia Tenggara mulai berbenah dan perubahan sejak level klub yang notabene merupakan fundamental penting sebagai cikal bakal untuk memiliki tim nasional yang tangguh.


Liga-liga sepakbola di Asia Tenggara mulai mempercantik diri karena insan-insan lokal mulai sadar bahwa sepakbola bukan lagi hanya sekadar olahraga, melainkan punya potensi yang bisa lebih dikembangkan dari sisi bisnis, politik maupun sejumlah kepentingan tertentu lainnya. Dan apabila semua itu dikelola dengan cara yang tepat maka hasilnya pun bisa menghadirkan dampak positif.


Berikut adalah lima liga sepakbola termahal di Asia tenggara yang memiliki total nilai pasar tertinggi sepanjang tahun 2017 menurut data Transfermarkt.



1. Toyota Thai league
Liga Thailand sudah berkembang pesat sejak tahun 2010. Mereka memiliki liga sepakbola paling berkembang di Asia Tenggara. Dalam laman resmi AFC per 4 Juni 2017, Liga Thailand menjadi liga terbaik di kawasan ASEAN atau masuk 10 besar liga terbaik di Asia.



Menurut  data transfermarkt.co.uk, Liga Thailand menjadi yg termahal di Asia Tenggara, Toyota Thai League 1 yang merupakan kasta tertinggi sepakbola Thailand memiliki total nilai pasar sebesar 51,77 juta pounds (sekitar Rp 872 miliar) di tahun 2017.

2. Gojek traveloka liga 1


Sepakbola Indonesia yang baru pulih dari berbagai permasalahan sebelumnya telah mampu bangkit dari keterpurukan untuk mengejar ketertinggalan dari liga sepakbola negara kawasan Asia Tenggara lainnya.


Dengan gerak cepat para pemangku kepentingan (stakeholder) sepakbola Indonesia, Kasta tertinggi sepakbola nasional langsung bisa menjadi liga ke-2 termahal di Asia Tenggara. Di musim 2017 ,total nilai pasar Liga 1 2017 adalah sebesar 40,10 juta pounds atau sekitar Rp 674 miliar.

3. Malaysia Super League

Malaysia merupakan negara yang langsung bergerak cepat untuk memulihkan liga sepakbola mereka untuk semakin profesional. Kasta tertinggi sepakbola Malaysia saat ini memiliki total nilai pasar dibawah kasta tertinggi sepakbola Indonesia yaitu sebesar 22,97 juta pounds atau sekitar Rp 404 miliar.

4. Myanmar National league


Sepakbola Myanmar saat ini juga sedang berkembang pesat. Sepakbola Myanmar kini sudah bisa bersaing dengan negara-negara sepakbola papan atas Asia Tenggara. Saat ini, kasta tertinggi sepakbola Myanmar dengan nama Myanmar National League merupakan liga sepakbola termahal ke-4 di Asia Tenggara dengan total nilai pasar 15,56 juta pounds atau sekitar Rp 269 miliar.

5. Great Eastern- Hyundai S. League

Great Eastern- Hyundai S. League merupakan kasta tertinggi liga sepakbola Singapura. Liga sepakbola negara maju di Asia tenggara ini memiliki nilai pasar sebesar 10,24 juta pounds atau sekitar Rp 169 miliar.

sumber http://c.uctalks.ucweb.com

17 Pemain Muda Indonesia Termahal Saat Ini

Indonesia tidak pernah kehabisan talenta muda dalam sepakbola. Di liga 1 Indonesia musim ini, banyak pemain muda bertalenta baik yang ikut berpartisipasi. Dan berikut merupakan 17 pemain muda termahal yang di Liga 1 Indonesia 2017 yang dilansir dari transfermarkt.com (13/06/2017).

1. Febri Haryadi ( Persib Bandung )



Pemain Persib Bandung ini merupakan pemain muda berusia 21 tahun yang paling disorot karena penampilan apiknya bersama Persib Bandung. Pemain yang saat ini masuk skuad timnas U-22 merupakan salah satu pemain muda termahal karena memiliki total nilai pasar sebesar 175 ribu euro (sekitar 2,6 milyar rupiah).

2. Gian Zola Nugraha (Persib Bandung)



Persib Bandung memang tidak pernah kehabisan talenta muda. Saat ini, Gian Zola merupakan salah satu pemain muda termahal di Liga 1 Indonesia. Pemain berusia 18 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 175 ribu euro (sekitar 2,6 milyar rupiah)

3. Fulgensius Billy Keraf (Persib Bandung)



Pemain yang sering dipanggil Billy Keraf ini merupakan pemain muda yang sangat beruntung bisa didapatkan Persib. Selama gelaran liga 1 Indonesia musim ini, Billy merupakan salah satu wonderkids terbaik berkat penampilan apiknya. Saat ia memiliki total nilai pasar sebesar 175 ribu euro (sekitar 2,6 milyar rupiah).

4. Reva Adi (PSM Makassar)



Pemain muda bertalenta milik PSM Makassar ini juga tidak kalah oleh pemain-pemain muda milik Persib Bandung. Saat ini pemain yang berusia 20 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 175 ribu euro (sekitar 2,6 milyar rupiah)

5. Muhammad Rifad Marasabessy (Madura United)



Wonderkids milik Madura United ini merupakan salah satu pemain muda termahal di Liga Indonesia. Pemain yang berusia 17 tahun ini memiliki nilai pasar sebesar 175 ribu euro (sekitar 2,6 milyar rupiah)

6. Wahyu Hamisi (Pusamania Borneo)



Pusamania Borneo memiliki pemain muda mahal yaitu Wahyu Hamisi. Pemain berusia 19 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 175 ribu euro (sekitar 2,6 milyar rupiah).

7. Risman Yusman (Pusamania Borneo)



Risman Yusman merupakan pemain muda mahal lainnya milik Pusamania Borneo. Pemain berusia 20 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 175 ribu euro (sekitar 2,6 milyar rupiah).

8. Terens Puhiri (Pusamania Borneo)



Pusamania Borneo memang memiliki stok pemain muda melimpah. Terens Puhiri merupakan pemain muda berusia 20 tahun milik Pusamania Borneo dengan total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

9. Rifai Lastori (Pusamania Borneo)




Pemain muda milik Pusamania Borneo ini memiliki total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah). Menjadikannya salah satu pemain muda termahal di Liga Indonesia 2017 .

10. Asnawi Bahar (PSM Makassar)


PSM Makassar memiliki pemain muda bertalenta baik lainnya selain Revans Adi. Asnawi Bahar yang    berusia 17 tahun ini merupakan pemain muda dengan total nilai pasar yang mahal di Liga Indonesia yaitu sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah)

11. Septian David Maulana (Mitra Kukar)


Pemain muda milik Mitra Kukar ini termasuk salah satu pemain mudah termahal di Indonesia. Pemain yang berusia 20 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

12. Marinus Wanewar (Persipura Jayapura)


Persipura Jayapura juga tidak pernah habis stok pemain muda. Marinus Wanewar yang berusia 19 tahun merupakan salah satu wonderkids terbaik dan termahal di Liga Indonesia. Saat ini ia memiliki total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

13. Andhika Wijaya (Bali United)


Bali United juga punya salah satu pemain muda termahal di Liga Indonesia. Andhika yang berusia 20 tahun merupakan salah satu pemain muda termahal dengan total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

14. Andy Nugroho (PS TNI)


PS TNI juga memiliki pemain usia muda dengan harga mahal, yaitu Andy Nugroho. Pemain berusia 19 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

15. Gustur Cahyo (PS TNI)


Selain Andy Nugroho, PS TNI juga memiliki pemain muda dengan harga mahal lainnya. Gustur Cahyo merupakan pemain muda dengan harga mahal lainnya. Pemain berusia 20 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

16. Rezky Febrianto (Madura United)


Pemain muda lainnya milik Madura United yang memiliki harga mahal adalah Rezky Febrianto. Pemain berusia 20 tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

17. Henhen Herdia (Persib Bandung)


Pemain muda mahal lainnya milik Persib Bandung adalah Henhen Herdiana. Pemain berusia tahun ini memiliki total nilai pasar sebesar 150 ribu euro (sekitar 2,2 milyar rupiah).

Demikian informasi mengenai pemain muda dengan market value termahal di Liga 1 musim ini. Dominasi pemain Pusamania Borneo dan Persib Bandung terlihat dalam daftar 17 pemain diatas. Beberapa pemain muda terkenal lainnya seperti Evan Dimas, Hansamu Yama memang memiliki kualitas apik. Akan tetapi nilai pasar (market value) mereka masih dibawah 17 pemain tersebut untuk saat ini.

sumber http://c.uctalks.ucweb.com